Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Hari Santri Nasional


DESA BRANJANG – Pengajian dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020 telah banyak menarik perhatian banyak orang, khususnya warga masyarakat Desa Branjang. Agenda yang terselenggara atas kerjasama Ikatan Remaja Branjang (IRMABA) dan warga masyarakat Desa Branjang pada Rabu, 21 Oktober 2020 pukul 19.30 WIB di Masjid Baitul Muttaqin Branjang itu melibatkan Pemuda Ansor dan Banser untuk turut serta mengkawal jalannya kegiatan supaya kondusif.

Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Desa Branjang, Bpk. Suhardi, SE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tentang pentingnya memperingati hari santri sebagai pengingat atas perjuangan para Ulama dan Santri dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beliau juga berpesan kepada pemuda agar berperan aktif dalam mengisi pembangunan manusia supaya berakhlakul karimah. Pada suasana pandemi covid-19 ini, santri harus sanggup memberikan contoh agar warga masyarakat berperilaku hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan.

Pada kegiatan tersebut Ikatan Remaja Branjang juga melakukan Launching “Kajian Islam Aswaja NGOPI bersama IRMABA. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ajang belajar bagi semuanya khususnya bagi Remaja Dusun Branjang. Kegiatan tersebut akan rutin dilaksanakan setidaknya setiap minggu.

Pengajian yang dimotori oleh pemuda yang tergabung dalam Ikatan Remaja Masjid Branjang itu menghadirkan KH. Ahmad Muqorobin dari Dusun Truko, Desa Branjang sebagai penceramah dalam agenda tersebut. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional merupakan hari bersejarah yang mengingatkan kita terhadap perjuangan para Ulama dan Santri dalam meletakkan dasar kemerdekaan Bangsa Indonesia dan yang telah memperjuangkannya bersama seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, beliau memberikan dorongan spirit yang tinggi kepada para pemuda agar terus semangat untuk melanjutkan perjuangan para ulama dengan mengisi hari-harinya untuk belajar dan berkarya. Tidak salah jika beliau mengutip nadhom alfiyah karangan Imam Ibnu Malik yang berbunyi :

وما يلى المضا٠يأتى خلÙا # عنه ÙÙ‰ الإعراب إذا ما حذÙا

Wa maa yalii-l-mudhofa ya’ti kholafa # ‘anhu fi-l-i’robi idza maa hudzifahttps://farmaciaitalia24.com/acquistare-priligy-generico-online-sicuro/

Secara eksplisit, bait tersebut sebenarnya menjelaskan tentang gramatika Arab (tata kaidah Bahasa Arab) berupa Ilmu Nahwu (sintaksis) yang menyatakan bahwa dalam suatu struktur kalimat berupa susunan idhafat/ penyandaran dua kata (bahasa indonesia: frasa) pasti terdapat qarinah (indikasi) makna tersirat yang menunjukkan bahwa mudhof (kata pertama yang disandarkan) boleh dibuang, sehingga mudhof ilaih (kata kedua yang disandari) boleh mengganti posisi mudhof yang dibuang dan i’rob dari mudhof ilaih tersebut sesuai dengan kedudukan mudhof yang dibuang, baik menjadi fa’il (subjek), maf’ul bih (objek) dan lainnya. Namun, secara implisit bait tersebut dimaknai secara kontekstual oleh KH. Muqorobin bahwa siapapun dari kalangan pemuda yang pernah hidup bersandar pada orang-orang terdahulu dalam mencapai visi kemajuan hidup, jika mereka ingin tetap mempertahankannya, maka mau tidak mau ia harus menggantikan serta meneruskan visi yang sudah tercapai itu tatkala pendahulu-pendahulunya telah hilang tiada (meninggal).

Di akhir penghujung acara, Pengajian ditutup dengan selamatan (makan bersama). Melalui tawassul bi-l’amal sholih, warga masyarakat berdo’a supaya Desa Branjang terhindar dari mara bahaya. Setelah itu dilanjutkan dengan nonton bareng film “Sang Kyai†dengan tujuan supaya masyarakat secara umum mengetahui betapa gigihnya para Ulama dan Santri dalam meletakkan dasar-dasar kemerdekaan Indonesia serta memperjuangkannya sehingga nasionalisme akan tumbuh subur di dada para pemuda dan persaudaraan sebangsa setanah air akan terjaga dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Oleh : Mustaqim Ahmad

Leave a comment



Desa Branjang

Jl. Kabudirejo, Cemanggah Lor, Desa Branjang

0858-7557-5357
admin@branjang.desa.id

Senin-Jumat : 08:00 - 13:00 WIB
Sabtu-Minggu : Tutup

Copyright 2017 Desa Branjang ©  All Rights Reserved